SENDRATARI

Berita

“Fort Willem 1/Benteng Pendem Ambarawa bukan hanya secara fisik menjadi benteng terbesar di Pulau Jawa,, tapi sejarah sejak berdirinya hingga sekarang pun mempunyai cerita yang luar biasa”. 

Saksikan cerita perjalanan sejarah Benteng Pendem Ambarawa  yang dikemas secara apik dan spektakuler dalam Sendratari Kolosal: "Babad Fort Willem1" Oleh Sanggar Tari Kemrincing,  Sanggar Karawitan Nayanika,  Legato Music,  Sanggar Teater Tawar, bersama  Hanoman Art, The Lawu Grup & Javayo Production  pada: 

Hari/tanggal: Sabtu, 17 Januari 2026, 
Pukul: 19.00 WIB, 
di Kompleks Grha Mandala Cipta, Benteng Willem1/Benteng Pendem Ambarawa. 

Saksikan Ambarawa punya!! 

Fakta di balik Sendratari “Babad Fort Willem I”: 

1. Sendratari “Babad Fort Willem I” akan dipentaskan secara perdana pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 19.00 WIB, bertempat di Area Grha Mandala Cipta, kawasan wisata Fort Willem I, Ambarawa. Namun pementasan akan diawali dengan pre-event yang dimulai pukul 14.00 WIB dengan berbagai peetunjukan kesenian..

2. Sendratari “Babad Fort Willem I” digarap secara kolaboratif oleh Sanggar Kemrincing Art, Sanggar Nayanika, dan Legato Music, bekerja sama dengan The Lawu Grup selaku pengelola kawasan benteng, didukung Sanggar Hanoman Art serta Javayo Production. Kolaborasi lintas komunitas ini menjadi wujud sinergi seni, sejarah, dan pengelolaan destinasi budaya di Kabupaten Semarang..

3. Sendratari “Babad Fort Willem I” dirancang sebagai pertunjukan rutin bulanan, dengan konsep berkelanjutan sebagaimana Sendratari Ramayana Prambanan..

4. Sendratari ini dapat disaksikan secara gratis. Pengunjung hanya perlu membeli tiket masuk kawasan Benteng Fort Willem I sebesar Rp15.000, yang sudah termasuk akses berkeliling area wisata benteng..

5. Pada pementasan perdana besok tanggal 17 Januari 2026, sejumlah tamu kehormatan dijadwalkan hadir, antara lain Bupati dan Wakil Bupati Semarang, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Semarang, jajaran Forkopimda dan Forkopimcam, Dinas Pariwisata, BPBD, serta para pejabat kecamatan dan lurah se-Ambarawa.